Loecsen logo

Belajar Bahasa Jepang


10% ?
Bahasa Indonesia Bahasa Jepang
Halo こんにちは
Halo おはよう
Selamat malam こんばんは
Sampai jumpa さようなら
Sampai jumpa またね
Sampai nanti また後でね
Ya はい
Ya うん
Tidak いいえ
Tidak ううん
Terima kasih ありがとうございます
Terima kasih ありがとう
Terima kasih banyak どうもありがとう!
Terima kasih atas bantuan anda 助かりました、 ありがと うございます
Terima kasih atas bantuan anda 助かった、ありがとう
Sama-sama どういたしまして
Setuju 了解です
Setuju オーケー
Berapa harganya? すみません、値段は いくらですか?
Maaf ごめんなさい!
Maaf ごめん!
Saya tidak mengerti わかりません
Saya tidak mengerti わからない
Saya mengerti わかりました
Saya mengerti わかった
Saya tidak tahu 知りません
Saya tidak tahu 知らない
Dilarang 禁止
Boleh saya tahu dimana kamar kecil すみません、 トイレはどこですか?
Selamat tahun baru 明けまして おめでとう ございます!
Selamat tahun baru 明けまして おめでとう!
Selamat ulang tahun お誕生日 おめでとう ございます!
Selamat ulang tahun お誕生日 おめでとう!
Selamat おめでとうございます!
Selamat おめでとう!
Semua kursus

Tujuan Apakah Anda ingin belajar dasar-dasar bahasa Jepang untuk menghadapi situasi sehari-hari yang paling umum di Jepang? Loecsen menawarkan kursus bahasa Jepang terstruktur untuk pemula, yang diselaraskan dengan keterampilan yang diharapkan pada level A1 CEFR. Kosa kata dan kalimat dipilih untuk mencocokkan situasi nyata, seperti memperkenalkan diri, meminta informasi sederhana, memahami frasa pendek, atau berinteraksi dengan sopan, sambil mengikuti jalur pembelajaran yang jelas dan progresif. Di sini, tidak ada metode abstrak atau konten yang terputus dari kenyataan: Anda fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, dengan kalimat lengkap, tata bahasa yang dijelaskan melalui penggunaan, perhatian khusus pada tingkat kesopanan dan pengucapan, serta alat-alat modern untuk mendukung penghafalan yang efektif. Hasilnya, hanya dalam beberapa minggu, dengan 5 hingga 15 menit sehari, Anda mencapai tujuan bahasa A1 pertama Anda dan memperoleh kemandirian praktis sejak pertukaran pertama Anda dalam bahasa Jepang.

Lihat presentasi

Belajar Bahasa Jepang online: kursus gratis untuk pemula lengkap

Bahasa Jepang kerap dianggap sebagai salah satu bahasa paling rumit di dunia. Kesan ini biasanya datang dari sistem penulisannya dan logika gramatikalnya yang sangat berbeda dibandingkan dengan bahasa Eropa. Sebenarnya, bahasa Jepang adalah bahasa yang sangat terstruktur dan logis. Ketika dipelajari melalui penggunaan nyata, pola yang jelas, dan paparan berulang, pemula dapat membuat kemajuan yang stabil dan meyakinkan sejak pelajaran pertama.

Kursus Bahasa Jepang Loecsen adalah kursus online gratis untuk pemula lengkap. Kursus ini dirancang untuk membantu pelajar mulai dari nol dan mencapai tingkat A1 CEFR yang praktis, berfokus pada pemahaman dan komunikasi dalam situasi sehari-hari.

Prinsip utama: Anda tidak belajar bahasa Jepang dengan mempelajari teori abstrak. Anda mempelajarinya dengan mengenali struktur berulang dalam kalimat nyata.

Bahasa Jepang: sejarah dan kontinuitas

Bahasa Jepang adalah bahasa dengan sejarah yang panjang dan kompleks. Bentuk lisan bahasa ini berkembang secara independen di kepulauan Jepang, sementara sistem tulisannya berkembang melalui kontak berabad-abad dengan budaya Cina.

Antara abad ke-5 dan ke-9, karakter Cina diperkenalkan ke Jepang. Seiring waktu, orang Jepang menyesuaikannya dengan bahasa mereka sendiri, menciptakan sistem unik yang menggabungkan:

  • Karakter asal Cina (kanji)
  • Dua suku kata fonetik (hiragana dan katakana)

Bahasa Jepang modern dengan demikian bukan berbasis "Cina", tetapi bahasa yang sepenuhnya mandiri yang menggunakan alat tulis pinjaman secara sangat terorganisir.

Tiga sistem penulisan bahasa Jepang dijelaskan dengan jelas

Gagasan utama: Bahasa Jepang menggunakan tiga sistem penulisan, tetapi setiap sistem memiliki peran yang tepat. Mereka bekerja sama, bukan saling bertentangan.

1. Hiragana: tulang punggung gramatikal

Hiragana adalah suku kata fonetik. Setiap simbol mewakili satu suara. Fungsi utamanya adalah untuk mengekspresikan gramatika dan alur kalimat.

Hiragana digunakan untuk:

  • Akhiran kata kerja
  • Partikel (は, を, に, で, が…)
  • Bentuk sopan (です, ます)
  • Kata umum tanpa kanji

Contoh dari korpus Loecsen:

日本語せます
nihongo o hanasemasu ka – Apakah Anda berbicara bahasa Jepang?
Kanji: 日本語 (bahasa Jepang), 話 (berbicara) | Hiragana: (objek), せます (bentuk sopan/kemampuan), (pertanyaan)

Di sini, hiragana membawa gramatika:

  • menandai objek (apa yang Anda bicarakan)
  • せます menandai kesopanan dan kemampuan (dapat berbicara)
  • menandai pertanyaan
Hiragana membuat bahasa Jepang dapat dibaca dan diprediksi. Ini adalah perekat dari bahasa tersebut.

2. Katakana: kata asing dan kejelasan visual

Katakana juga bersifat fonetik, tetapi memiliki tujuan yang sangat spesifik: ia menandai secara visual kata asing atau spesial.

Katakana digunakan untuk:

  • Kata serapan (ホテル, レストラン)
  • Konsep internasional
  • Nama merek
  • Penekanan sesekali

Contoh dari Loecsen:

テーブルです
tēburu desu – Meja.
Katakana memberi tahu otak Anda: “Ucapkan ini dengan jelas. Ini bukan kata asli.”

3. Kanji: makna dan efisiensi

Kanji mewakili satuan makna. Mereka digunakan untuk konsep inti dari sebuah kalimat.

Kanji biasanya mewakili:

  • Tindakan (行く, 来る)
  • Orang (人)
  • Objek (水, 電車)
  • Waktu (日)

Contoh dari Loecsen:

ここいています
koko de hataraite imasu – Saya bekerja di sini
Kanji: 働 (bekerja) | Hiragana: ここ (di sini), (partikel lokasi), いています (bentuk progresif sopan)
Kanji membuat membaca lebih cepat dengan mengurangi ambiguitas. Mereka bukan dekorasi — mereka adalah jalan pintas yang fungsional.

Bagaimana tiga sistem ini bekerja bersama dalam kalimat nyata

Kalimat Jepang menggabungkan tiga sistem ini dengan cara yang sangat sistematis.

日本語を話せますか?
nihongo o hanasemasu ka – Apakah Anda berbicara bahasa Jepang?
  • 日本語 → kanji (makna)
  • → hiragana (gramatika)
  • 話せます → kanji + hiragana (kata kerja + kesopanan)
  • → hiragana (pertanyaan)

Contoh dari korpus Loecsen: bagaimana semuanya cocok bersama

Marilah kita melihat kalimat pemula nyata yang digunakan dalam kursus ini:

日本語せます
nihongo o hanasemasu ka – Apakah Anda berbicara bahasa Jepang?

Kalimat tunggal ini menunjukkan logika penulisan Jepang:

  • 日本語 – “bahasa Jepang” (kanji = makna)
  • – “berbicara” (akar kanji = tindakan)
  • – menandai objek (hiragana = gramatika)
  • せます – bentuk sopan + kemampuan (hiragana = gramatika)
  • – penanda pertanyaan (hiragana = gramatika)
Kanji memberi tahu Anda apa yang Anda bicarakan.
Hiragana memberi tahu Anda bagaimana kalimat itu bekerja.

Inilah mengapa bahasa Jepang tetap dapat dibaca dan diprediksi setelah peran masing-masing sistem dipahami.

Jika Anda hanya mengingat satu hal, ingatlah ini:
Kanji tidak pernah bekerja sendirian.

• Kanji membawa makna
• Hiragana membawa gramatika
• Katakana membawa suara asing

Kalimat Jepang yang nyata selalu merupakan kombinasi dari ketiga ini.

Apa yang harus dipelajari terlebih dahulu: Hiragana, Katakana, atau Kanji?

Kunci utamanya adalah mengetahui di mana untuk memulai dan mengapa.

Urutan pembelajaran yang benar:
1) Hiragana → 2) Katakana → 3) Kanji (secara bertahap)

1) Hiragana: titik awal mutlak

Hiragana adalah fondasi bahasa Jepang. Ini digunakan untuk:

  • Gramatika (partikel, akhiran kata kerja)
  • Kata bahasa Jepang asli
  • Membuat semua kalimat dapat dibaca

Ada 46 hiragana dasar. Setelah dipelajari, Anda dapat:

  • Membaca setiap kalimat bahasa Jepang
  • Mengucapkan kata dengan benar
  • Memahami struktur gramatikal

Untuk membuat langkah ini mudah dan intuitif, Loecsen menyediakan tabel hiragana interaktif berbasis suara lebih jauh di halaman ini. Setiap karakter dapat dilihat, dibaca, dan didengarkan, memungkinkan pelajar menghubungkan bentuk, suara, dan pelafalan dari awal.

Fokus pedagogis: Anda tidak menghafal hiragana sebagai simbol. Anda mempelajarinya dengan mendengarnya, membacanya, dan menggunakannya dalam kalimat nyata.
Aturan untuk diingat: Jika Anda tahu hiragana, bahasa Jepang tidak lagi menakutkan.

2) Katakana: cepat dan praktis

Katakana digunakan terutama untuk:

  • Kata asing (ホテル, コーヒー)
  • Nama merek
  • Penekanan

Katakana juga memiliki 46 karakter dasar, dan biasanya dipelajari segera setelah hiragana.

3) Kanji: dipelajari secara bertahap, melalui penggunaan

Kanji membawa makna. Mereka TIDAK dipelajari sekaligus.

Pada tingkat pemula (A1), pelajar hanya akan menemukan set kanji terbatas yang sangat berulang, selalu dalam kalimat nyata:

  • 人 (orang)
  • 日 (hari / matahari)
  • 行 (pergi)
  • 見 (melihat)
  • 食 (makan)
Poin kritis: Anda tidak pernah belajar kanji sendirian. Anda mempelajarinya dengan akhiran hiragananya dan dalam kalimat penuh.

Contoh dari korpus Loecsen:

日本語せます
nihongo o hanasemasu ka – Apakah Anda berbicara bahasa Jepang?

Di sini:

  • Kanji memberikan makna inti (日本語, 話)
  • Hiragana menyediakan gramatika dan keterbacaan
Aturan memori yang tidak akan pernah Anda lupakan:
Kanji = makna
Hiragana = perekat gramatika
Katakana = kata asing

Bagaimana bahasa Jepang ditulis: arah dan urutan membaca

Penulisan bahasa Jepang dapat terlihat membingungkan pada awalnya karena mendukung dua arah penulisan yang berbeda. Keduanya benar dan digunakan dalam kehidupan nyata.

Aturan modern: Bahasa Jepang dapat ditulis secara horizontal atau vertikal, tergantung pada konteksnya.

1) Penulisan horizontal (kiri → kanan)

Ini adalah format paling umum untuk pelajar dan untuk konten modern:

  • Buku pelajaran dan kursus bahasa
  • Situs web, aplikasi, subtitle
  • Rambu sehari-hari yang dicampur dengan angka atau bahasa Inggris

Contoh (horizontal):

日本語を話せますか?
nihongo o hanasemasu ka – Apakah Anda berbicara bahasa Jepang?

2) Penulisan vertikal (atas → bawah, kanan → kiri)

Format tradisional ini masih banyak digunakan dalam:

  • Buku dan novel
  • Koran
  • Manga
  • Kaligrafi dan media tradisional

Saat ditulis secara vertikal, bahasa Jepang dibaca:

  • Atas ke bawah dalam satu kolom
  • Kanan ke kiri di seluruh kolom
Kabar baik untuk pemula: Anda TIDAK perlu belajar dua sistem. Jika Anda dapat membaca bahasa Jepang horizontal, Anda sudah tahu bahasanya. Penulisan vertikal hanyalah tata letak yang berbeda.

Tata bahasa Jepang melalui penggunaan nyata

Tata bahasa Jepang sering kali lebih sederhana dari yang diharapkan karena tidak menggunakan:

  • Konjugasi kata kerja berdasarkan orang
  • Jenis kelamin gramatikal
  • Bentuk jamak dalam banyak kasus

Makna diekspresikan melalui:

  • Urutan kata
  • Partikel
  • Pola kalimat yang stabil

Contoh dari Loecsen:

わかりません。
wakarimasen – Saya tidak mengerti.
わかりました。
wakarimashita – Saya mengerti.
Dengan mengulang kalimat lengkap, pelajar menyerap tata bahasa, kosakata, dan ritme secara bersamaan.

Rutinitas pembelajaran praktis dan efektif dengan Loecsen

Belajar bahasa Jepang bekerja paling baik dengan sesi latihan singkat dan teratur serta paparan berulang pada ekspresi yang sama.

  • Berlatih sedikit setiap hari, bahkan beberapa menit.
  • Dengarkan dengan cermat dan ulangi kalimat dengan lantang.
  • Fokus pada pemahaman sebelum menghasilkan bentuk yang sempurna.
  • Gunakan kembali ekspresi yang sudah dikenal dalam situasi baru.
  • Terima perkiraan sebagai bagian dari proses.
  • Gunakan mode mendengarkan untuk melatih telinga Anda.
  • Berlatih dengan dialog AI untuk mensimulasikan situasi nyata.
  • Percayai pengulangan yang terjeda (SRS) dan Memori Super.

Mempertahankan motivasi saat belajar bahasa Jepang

Merasa tidak pasti di awal adalah normal, terutama dengan bahasa yang secara visual berbeda.

  • Kurangi tujuan harian Anda daripada berhenti.
  • Kembali ke ekspresi yang sudah Anda pahami.
  • Fokus hanya pada mendengarkan pada hari-hari energi rendah.
  • Percayalah pada pengulangan lebih dari penjelasan.
Konsistensi lebih penting daripada intensitas.

Bagaimana kursus Loecsen mendukung pemula

Kursus Bahasa Jepang Loecsen adalah kursus online gratis yang dirancang khusus untuk pemula lengkap.

Kursus ini berfokus pada ekspresi sehari-hari yang penting, diperkuat melalui mendengarkan, pengulangan, penjelasan kontekstual, pengenalan suara, dialog AI, dan pengulangan yang terjeda.

Dengan perkembangan yang terstruktur ini, pelajar secara bertahap mencapai tingkat A1 CEFR fungsional, memungkinkan mereka untuk memahami dan berkomunikasi dalam situasi kehidupan nyata.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang belajar bahasa Jepang

Apakah bahasa Jepang sangat sulit?

Bahasa Jepang berbeda, bukan tidak logis. Ketika dipelajari melalui penggunaan dan pengulangan, bahasa ini menjadi sangat bisa didekati.

Bisakah saya benar-benar belajar bahasa Jepang sendiri?

Ya. Dengan kursus online terstruktur yang berfokus pada mendengarkan dan penggunaan nyata, pembelajaran mandiri sepenuhnya realistis.

Apakah saya perlu menguasai semua kanji?

Tidak. Pemula hanya membutuhkan set kanji dengan frekuensi tinggi yang terbatas, yang dipelajari dalam konteks.

Berapa lama sebelum saya memahami dasar bahasa Jepang?

Dengan latihan yang teratur, pelajar mulai mengenali pola dan memahami kalimat dasar dalam beberapa minggu.

Silabus kursus – Apa yang akan kamu pelajari

  1. Kata kata penting 3-5H • 64-96D • 25-38 sessions
  2. Diskusi 3-5H • 64-96D • 25-38 sessions
  3. Belajar 1-2H • 61-92D • 10-15 sessions
  4. Warna 1-2H • 61-92D • 10-15 sessions
Lihat semua pelajaran (17)
4.9
20 Penilaian - 2 Ulasan
(22/07/2025): akhirnya ketemu web seperti ini🤩
(10/02/2025): sangat bagus
Lihat semua komentar