Loecsen — apprentissage des langues en ligne

Belajar bahasa Korea

10% ?
Bahasa Indonesia Bahasa Korea
Programmu

Kontak pertama

1

Level 1 — Kata-kata Pertama

Mengucapkan yang penting saat tiba

Sertifikat segera tersedia
Kata-kata Pertama : menyapa dan membuka percakapan
Selesaikan level ini untuk menambahkan keterampilan ini ke sertifikatmu.
2

Level 2 — Menemukan Arah

Memahami petunjuk sehari-hari

3

Level 3 — Bisa Bertahan Saat Bepergian

Berpindah Tempat Tanpa Stres

4

Level 4 — Di Meja Makan dan di Hotel

Pesan dan menginap dengan tenang

5

Level 5 — Membuka Diri pada Orang Lain

Membangun hubungan dengan orang-orang

6

Level 6 — Interaksi

Menghadapi Hal Tak Terduga

Mulai bahasa Korea dengan dasar awal tingkat A1 CEFR.

Kursus daring gratis untuk pemula ini membantumu memperkenalkan diri, mengajukan pertanyaan sederhana, dan menyampaikan kebutuhan sehari-hari. Dengarkan kalimat yang berguna dan latih pemahaman terhadap kemungkinan jawaban.

Kenali hangeul, urutan kata, dan ungkapan sopan, baik untuk bepergian, bersiap pindah, maupun belajar dalam jangka panjang.

Panduan berikut menjelaskan 17 bab, perkiraan waktu belajar yang realistis, dan cara berlatih setiap hari, dengan kartu tata bahasa visual, tabel, dan contoh.

Lihat presentasi

Apa manfaat kursus bahasa Korea ini untukmu?

Kontak pertama membantumu membangun dasar awal tingkat A1 CEFR: berbicara tentang diri sendiri, mengajukan pertanyaan sederhana, dan menyampaikan kebutuhan sehari-hari. Pada tahap ini, kamu masih sering membutuhkan lawan bicara yang berbicara pelan, mengulang, atau membantu merangkai kalimat. Ini adalah langkah awal untuk terus belajar, dengan penggunaan nyata sejak awal.

Sebuah kata di papan toko di Seoul, ungkapan dari drama, atau sapaan pertamamu: bahasa Korea terasa lebih dekat saat kamu mulai mengenali dan menggunakannya. Melalui Kontak pertama, kursus bahasa Korea daring Loecsen, kamu memulai dengan ungkapan untuk menyapa, memperkenalkan diri, memesan, dan meminta bantuan.

Panduan ini membantumu memahami apa yang kamu lihat dan dengar. Kamu akan mempelajari cara membaca hangeul, menyusun kalimat Korea, dan berbicara dengan sopan. Belajarlah sesuai ritmemu: dengarkan beberapa ungkapan dalam kursus, lalu kembali ke sini untuk memperjelas hal yang membuatmu penasaran.

Tujuan pertamamu: memahami kalimat pendek, mengingatnya tanpa melihat terjemahan, dan mengetahui kapan menggunakannya. Kamu tidak perlu menguasai seluruh tata bahasa untuk melakukan percakapan pertama ini.

Untuk belajar dalam jangka panjang

Kamu membangun hubungan antara bunyi, tulisan, dan makna. Ungkapan yang sudah dikenal menjadi pijakan untuk memahami aturan, lalu membuat kalimat baru. Jika kamu belajar untuk budaya, pendidikan, atau bertemu orang, dasar ini membantumu melanjutkan dengan lebih banyak membaca, menyimak, dan berbicara.

Untuk bepergian atau bersiap pindah

Sebelum bepergian, utamakan transportasi, penginapan, makanan, dan situasi tak terduga. Jika akan tinggal di Korea, percakapan awal ini memudahkan kedatanganmu; nantinya perluas kosakata untuk administrasi, tempat tinggal, pekerjaan, atau sekolah. Selalu hubungkan pertanyaan dengan beberapa kemungkinan jawaban: menanyakan harga jauh lebih berguna jika kamu mengenali jumlah yang disebutkan.

Bahasa Korea yang mana yang dipelajari?

Panduan ini membahas bahasa Korea standar yang digunakan di Korea Selatan. Ini titik awal yang berguna untuk kehidupan sehari-hari dan memahami media. Kamu juga akan mendengar aksen daerah. Jika akan tinggal di daerah tertentu, tambahkan rekaman penutur setempat secara bertahap.

Apa yang akan kamu latih dalam 17 bab?

BabPercakapan yang dipersiapkan
Ungkapan penting, Percakapan, BelajarMenyapa, berkenalan, berbicara tentang diri sendiri, dan meminta pengulangan.
Warna, Angka, Penanda waktuMengenali benda dan jumlah, serta memahami harga atau jadwal.
Taksi, Transportasi, PantaiMenyebutkan tujuan, menyiapkan perjalanan, dan menghadapi beberapa situasi selama tinggal.
Restoran, Bar, HotelMemesan, meminta sesuatu di konter, dan menyiapkan kedatangan di penginapan.
Keluarga, Perasaan, BerpisahMembicarakan orang terdekat, mengungkapkan perasaan, dan berpamitan.
Saat ada masalah, Mencari seseorangMenjelaskan kesulitan, meminta bantuan, atau mencari seseorang.

Kamu bisa mengikuti urutan kursus atau memulai dari tema yang paling sesuai dengan tujuanmu. Pembelajaran alfabet dan penjelasan berikut mendukung latihan ini: tidak perlu menunggu bisa membaca semuanya untuk mulai mendengarkan kalimat pertama.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk dasar awal?

Sejak sesi pertama, kamu dapat belajar menyapa, berterima kasih, atau meminta pengulangan. Untuk persiapan perjalanan, dua minggu dengan sesi 15–20 menit sehari menghasilkan sekitar tiga setengah hingga empat jam empat puluh menit untuk latihan terpilih. Ini rencana persiapan, bukan janji mencapai A1 dalam dua minggu.

Periode yang disarankanPrioritas
Hari 1–3Menyapa, berterima kasih, meminta pengulangan, dan mengenali beberapa huruf dalam ungkapan tersebut.
Hari 4–6Melatih harga, angka, jadwal, dan pertanyaan tentang arah.
Hari 7–10Menyiapkan pesanan, kedatangan di hotel, dan perjalanan; mendengarkan kemungkinan jawaban.
Hari 11–14Mengingat kalimat tanpa membaca, mengulang bagian sulit, dan menyiapkan permintaan bantuan.

Perkiraan waktu yang ditampilkan untuk seluruh kursus Kontak pertama bahasa Korea adalah 45–71 jam. Dengan satu sesi setiap hari, jumlah itu setara dengan:

Waktu belajar harianUntuk mencapai total 45–71 jam
10 menit270–426 hari, sekitar 9–14 bulan.
15 menit180–284 hari, sekitar 6–9½ bulan.
30 menit90–142 hari, sekitar 3–5 bulan.

Perhitungan ini memberi gambaran skala waktu, bukan tanggal pasti untuk menguasai bahasa. Membaca hangeul, memahami ucapan, dan menjawab dapat berkembang dengan kecepatan berbeda. Jika keberangkatanmu sudah dekat, pilih dahulu ungkapan yang diperlukan saat tiba.

Apakah bahasa Korea sulit bagi penutur bahasa Indonesia?

Bahasa Korea memiliki pola baru: kata kerja biasanya berada di akhir, partikel kecil menunjukkan fungsi kata, dan akhiran antara lain menyampaikan kesopanan. Beberapa bunyi tidak memiliki padanan persis dalam bahasa Indonesia. Perbedaan ini membutuhkan latihan, tetapi bisa dipelajari satu per satu melalui kalimat pendek.

Ada juga hal yang memudahkan: alfabet dengan jumlah huruf terbatas, tanpa gender gramatikal pada nomina, dan kata kerja yang tidak berubah menurut “saya”, “kamu”, atau “kami”. Dua hal terakhir terasa akrab bagi penutur bahasa Indonesia. Namun, kata kerja Korea berubah bentuk untuk menunjukkan waktu dan tingkat tutur; jangan hanya mengandalkan kata seperti “kemarin”.

Bahasa Korea bukan bahasa yang diciptakan dari nol. Alfabetnya, hangeul, juga disebut hangul, diciptakan pada abad ke-15 pada masa Raja Sejong. Bahasa Korea menyerap banyak kata dari bahasa Tionghoa, tetapi tata bahasa dan sistem tulisannya sekarang berbeda.

Memahami hangeul: satu blok bukan satu huruf

Pada 한글 (hangeul), kamu melihat dua blok. Setiap blok mewakili satu suku kata dan memuat beberapa huruf yang disebut jamo. Berbeda dari aksara Tionghoa, sebuah blok Korea tidak selalu mewakili satuan makna: fungsi utamanya adalah menuliskan bunyi.

한 = ㅎ + ㅏ + ㄴ → han
글 = ㄱ + ㅡ + ㄹ → geul
Dua blok, enam huruf, satu kata: hangeul, nama alfabet Korea.

Sebuah blok memiliki posisi awal, sebuah vokal, dan kadang satu atau dua konsonan di bagian bawah. Vokal ikut menentukan susunannya: ㅏ berada di sebelah kanan konsonan awal, sedangkan ㅗ berada di bawahnya.

HurufBlokBacaanYang perlu diperhatikan
ㄴ + ㅏ나naVokal berada di sebelah kanan.
ㅁ + ㅗ모moVokal berada di bawah.
ㅁ + ㅜ + ㄹ물mul — airKonsonan akhir berada di bagian bawah.
ㅇ + ㅏ아aㅇ di awal tidak berbunyi.
ㄱ + ㅏ + ㅇ강gang — sungaiㅇ di akhir berbunyi “ng”, seperti pada “pulang”.
Ingat: fungsi ㅇ berubah sesuai posisinya. Dalam 아, huruf ini memungkinkan penulisan suku kata yang diawali vokal tanpa menambahkan bunyi. Di bagian bawah blok, seperti pada 강, huruf ini dibunyikan.

Vokal pertama yang perlu dikenali

Hangeul memiliki 10 vokal dasar dan 14 konsonan dasar. Dengan bentuk ganda dan gabungan, terdapat 19 konsonan awal dan 21 vokal. Berikut sepuluh vokal dasar dengan ㅇ di depannya agar dapat dibaca sebagai blok.

Huruf dan blokRomanisasiPanduan bagi penutur bahasa Indonesia
ㅏ → 아aMendekati “a” pada “apa”.
ㅑ → 야yaBunyi “y” diikuti “a”.
ㅓ → 어eoSatu vokal, bukan urutan “e-o”; tidak ada padanan yang benar-benar sama dalam bahasa Indonesia. Dengarkan perbedaannya dengan ㅗ.
ㅕ → 여yeoBunyi “y” diikuti bunyi ㅓ.
ㅗ → 오oBunyi “o” dengan bibir membulat.
ㅛ → 요yoBunyi “y” diikuti “o”.
ㅜ → 우uMendekati “u” pada “buku”.
ㅠ → 유yuBunyi “y” diikuti “u”.
ㅡ → 으euSatu vokal dengan bibir tidak membulat; bukan dua vokal “e-u” dan jangan disamakan begitu saja dengan e pepet.
ㅣ → 이iMendekati “i” pada “ini”.

Petunjuk ini membantu, tetapi audio tetap menjadi contoh utamamu. Huruf Latin di sini adalah romanisasi, bukan ejaan yang dibaca mengikuti aturan bahasa Indonesia. Misalnya, eo menunjukkan satu bunyi, dan eu juga tidak dibaca sebagai dua vokal terpisah.

Konsonan: perhatikan posisi dan dengarkan bunyinya

Huruf dasarPetunjuk
ㄴ · ㅁ · ㅅ · ㅎDiromanisasi sebagai n, m, s, h. Bunyi h dihembuskan; bunyi ㅅ berubah terutama sebelum ㅣ.
ㄱ · ㄷ · ㅂ · ㅈSering diromanisasi sebagai g, d, b, j sebelum vokal. Bunyinya tidak sama persis dengan konsonan Indonesia yang ditulis dengan huruf tersebut.
ㅋ · ㅌ · ㅍ · ㅊDiromanisasi sebagai k, t, p, ch. Di awal suku kata, pengucapannya disertai hembusan udara yang jelas; ch mendekati c yang disertai hembusan.
ㄹDiromanisasi sebagai r atau l sesuai posisi. Bunyi r Korea berupa sentuhan singkat ujung lidah, bukan getaran r yang panjang.
ㅇTidak berbunyi di awal blok; berbunyi “ng” di akhir.

Kamu juga akan menemukan konsonan ganda ㄲ, ㄸ, ㅃ, ㅆ, ㅉ. Ini menandakan artikulasi tegang: bukan sekadar memanjangkan konsonan tunggal. Dengarkan, misalnya, 달 (dal, bulan), 탈 (tal, topeng), dan 딸 (ttal, anak perempuan). Perubahan konsonan mengubah kata.

Mengapa kata Korea tidak selalu dibaca huruf demi huruf?

Hangeul memberi petunjuk yang kuat, tetapi ejaan juga mempertahankan struktur kata. Ketika bertemu bunyi lain, konsonan dapat tersambung ke suku kata berikutnya atau berubah pengucapan. Karena itu, bacaan huruf demi huruf bisa berbeda dari rekaman.

Batchim: konsonan di bagian bawah blok

Konsonan akhir atau kelompok konsonan akhir disebut batchim (받침). Dalam 밥 (bap, nasi atau makanan), ㅂ terakhir menutup suku kata: rapatkan bibir tanpa menambahkan vokal sesudahnya. Jangan mengubahnya menjadi “ba-pe”.

EjaanPengucapan dalam hangeulYang terjadi
한국어[한구거]Hangugeo — bahasa Korea. ㄱ terakhir pada 국 tersambung dengan vokal berikutnya.
감사합니다[감사함니다]Gamsahamnida — terima kasih. Sebelum ㄴ, ㅂ dibaca seperti ㅁ.
같이[가치]Gachi — bersama. Pada gabungan ini, ㅌ diikuti 이 dibaca dengan bunyi yang diromanisasi ch, mendekati c berhembus.
Kebiasaan yang membantu: dengarkan kata utuh, perhatikan ejaannya, lalu ulangi dalam kalimat. Bentuk di dalam kurung siku menunjukkan pengucapan, bukan pengganti ejaan yang benar.

Kamu tidak perlu mempelajari semua aturan bunyi sebelum mulai. Menemukan perubahan dalam kata yang sudah dikenal sering lebih berguna daripada menghafal tabel tanpa contoh yang akrab.

Cara menyusun kalimat Korea

Kata kerja biasanya berada di akhir

Dalam bahasa Indonesia, kamu mengatakan “Saya minum air”. Urutan dasar bahasa Korea lebih mendekati “saya — air — minum”:

저는 물을 마셔요.

Jeoneun mureul masyeoyo.
Saya minum air.

저: saya, bentuk merendah · 는: topik kalimat · 물: air · 을: objek tindakan · 마셔요: minum, bentuk sopan waktu kini.

Partikel melekat pada nomina: 물 + 을 → 물을. Partikel membantu menunjukkan siapa melakukan apa. Urutan kata dapat berubah untuk menonjolkan sesuatu, tetapi menaruh kata kerja di akhir adalah pegangan yang berguna untuk kalimat pertama.

Subjek dapat tidak disebutkan

Jika konteks sudah jelas, “saya” atau “kamu/Anda” tidak perlu diulang. Jadi, 물을 마셔요 dapat berarti “Saya minum air” dalam percakapan yang membahas dirimu. Subjek yang dimaksud bergantung pada konteks.

Jangan mencari satu kata Korea untuk setiap kata Indonesia. Kalimat yang alami dapat menghilangkan subjek dan menyampaikan kesopanan melalui akhirannya. Struktur kedua bahasa tidak selalu sepadan kata demi kata.

Sepuluh panduan untuk memahami dan menggunakan kembali kalimat pertamamu

Contoh ini menjelaskan pola yang berguna bagi pemula. Pilih satu atau dua, lalu temukan dalam ungkapan yang kamu dengarkan. Perhatikan unsur yang ditandai.

은 · 는
eun · neun

1. menyatakan topik pembicaraan

Partikel ini menandai topik: “mengenai…”. Gunakan 은 sesudah konsonan akhir dan 는 sesudah vokal. Keduanya juga bisa mempertentangkan dua hal.

저는 프랑스 사람이에요.

Jeoneun peurangseu saramieyo.
Saya orang Prancis.

이것은 제 가방이에요.

Igeoseun je gabangieyo.
Ini tas saya.

저 berarti “saya” dalam bentuk merendah; 제 berarti “milik saya”. 프랑스 사람 berarti orang Prancis, tanpa perubahan berdasarkan gender. Ini contoh kebangsaan; gunakan kebangsaanmu sendiri saat memperkenalkan diri.

이 · 가
i · ga

2. mengenali subjek

이 mengikuti konsonan akhir dan 가 mengikuti vokal. Partikel ini menandai subjek gramatikal. Perbedaannya dengan 은 dan 는 bergantung pada konteks: keempatnya tidak bisa dipertukarkan begitu saja.

커피가 있어요.

Keopiga isseoyo.
Ada kopi.

화장실이 어디예요?

Hwajangsiri eodiyeyo?
Di mana toilet?

Pada awalnya, ingat kalimat lengkap. Perbedaan topik dan subjek menjadi lebih jelas saat kamu membandingkan percakapan nyata.

을 · 를
eul · reul

3. menunjukkan objek tindakan

을 mengikuti konsonan akhir dan 를 mengikuti vokal. Partikel ini antara lain menandai apa yang diminum, dimakan, atau dipelajari.

물을 마셔요.

Mureul masyeoyo.
Saya minum air.

한국어를 배워요.

Hangugeoreul baewoyo.
Saya belajar bahasa Korea.

Dalam percakapan, partikel bisa dihilangkan jika maknanya tetap jelas. Mempelajari bentuk lengkap terlebih dahulu membantumu memahami susunannya.

이에요 · 예요
ieyo · yeyo

4. menyatakan identitas sesuatu

Untuk mengidentifikasi orang atau benda, gunakan 이에요 setelah nomina berakhiran konsonan dan 예요 setelah nomina berakhiran vokal.

저는 학생이에요.

Jeoneun haksaengieyo.
Saya pelajar atau mahasiswa.

이거 커피예요.

Igeo keopiyeyo.
Ini kopi.

이거 adalah bentuk lisan yang umum untuk “ini”. Akhiran ini menyatakan identitas; untuk menyatakan lokasi sesuatu, kamu lebih sering menjumpai 있어요.

에 · 에서
e · eseo

5. membedakan lokasi dan tempat tindakan

Untuk contoh awal, ingat 에 untuk tujuan atau tempat keberadaan, dan 에서 untuk tempat berlangsungnya tindakan. Partikel ini juga memiliki fungsi lain yang akan dipelajari nanti.

호텔에 있어요.

Hotere isseoyo.
Saya ada di hotel.

호텔에서 먹어요.

Hotereseo meogeoyo.
Saya makan di hotel.

Tempatnya sama, tetapi hubungannya berbeda: berada di suatu tempat atau melakukan sesuatu di sana.

있어요 · 없어요
isseoyo · eopseoyo

6. menyatakan ada atau tidak ada

Kedua bentuk ini digunakan untuk membicarakan keberadaan, ketersediaan, atau kepemilikan. Terjemahan Indonesianya bergantung pada situasi.

시간이 있어요.

Sigani isseoyo.
Saya punya waktu.

시간이 없어요.

Sigani eopseoyo.
Saya tidak punya waktu.

Di restoran, 물 있어요? (Mul isseoyo?) dapat digunakan untuk bertanya “Ada air?”. Dalam ragam sopan sehari-hari ini, intonasi dan konteks membedakan banyak pertanyaan dari pernyataan.

주세요
juseyo

7. meminta sesuatu

Setelah nama benda yang diinginkan, 주세요 membentuk permintaan sopan. Pelajari seluruh polanya: ini bukan kata “tolong” yang bisa ditambahkan sembarangan ke semua kalimat.

물 주세요.

Mul juseyo.
Minta air, ya.

이거 주세요.

Igeo juseyo.
Saya mau yang ini, tolong.

Kalimat kedua langsung berguna ketika kamu menunjuk benda atau makanan. Untuk meminta tindakan, susunannya berubah: 다시 말해 주세요 berarti “Tolong ulangi”.

어디 · 얼마
eodi · eolma

8. menanyakan tempat dan harga

Kata tanya biasanya tetap berada pada posisi informasi yang dicari. Jangan memaksakan satu urutan pertanyaan Indonesia ke semua kalimat Korea.

화장실이 어디예요?

Hwajangsiri eodiyeyo?
Di mana toilet?

이거 얼마예요?

Igeo eolmayeyo?
Berapa harga ini?

Ingat 어디 untuk tempat dan 얼마 untuk jumlah uang. Setelah itu, kamu bisa memperluas kalimat dari pola ini.

안
an

9. cara awal menyatakan “tidak”

Dalam banyak kalimat sederhana, 안 diletakkan sebelum kata kerja. Kata lain memiliki bentuk negatif umum tersendiri.

커피를 안 마셔요.

Keopireul an masyeoyo.
Saya tidak minum kopi.

잘 모르겠어요.

Jal moreugesseoyo.
Saya kurang tahu. Sesuai konteks: saya tidak yakin.

Untuk menyatakan ketiadaan, gunakan 없어요 yang sudah dibahas. Jangan menerjemahkan setiap “tidak” atau “bukan” menjadi 안 diikuti kata Korea.

가요 · 갔어요
gayo · gasseoyo

10. mengenali waktu kini dan lampau

Seperti bahasa Indonesia, kata kerja Korea tidak berubah menurut orangnya. Namun, berbeda dari bahasa Indonesia, bentuk kata kerjanya dapat menandai waktu. Bandingkan dua kalimat ini:

오늘 서울에 가요.

Oneul Seoure gayo.
Hari ini saya pergi ke Seoul.

어제 서울에 갔어요.

Eoje Seoure gasseoyo.
Kemarin saya pergi ke Seoul.

오늘 berarti “hari ini” dan 어제 berarti “kemarin”. Perhatikan bahwa kata kerjanya juga berubah: kata “kemarin” saja tidak cukup untuk membentuk bentuk lampau Korea.

Kesopanan dalam bahasa Korea: pegangan sederhana untuk memulai

Akhiran Korea ikut menyatakan hubungan dengan lawan bicara. Untuk percakapan awal dengan orang yang belum dikenal, bentuk sopan sehari-hari berakhiran 요 adalah pilihan awal yang berguna. Kamu juga akan menjumpai ungkapan sopan lebih formal, seperti 감사합니다.

UngkapanBacaan dan maknaPenggunaan
고마워Gomawo — terima kasihAkrab: dalam hubungan yang sudah menggunakan tingkat tutur ini.
고마워요Gomawoyo — terima kasihSopan sehari-hari.
감사합니다Gamsahamnida — terima kasihSopan formal, juga sangat umum dalam kehidupan sehari-hari.

Usia yang sama tidak otomatis membuat ragam akrab cocok digunakan. Kedekatan, situasi, dan kebiasaan antara kalian juga berpengaruh. Pertahankan bentuk sopan yang dipelajari sampai hubungan kalian memungkinkan perubahan.

Dua kesalahan yang perlu dihindari: menambahkan 요 pada sembarang kata tidak otomatis menghasilkan kalimat benar; menerjemahkan semua “Anda” atau “kamu” menjadi 당신 tidak membuat percakapan sopan. Bahasa Korea sering menghilangkan pronomina atau memakai nama dengan gelar yang sesuai.

Ungkapan pertama yang siap kamu ucapkan

Bahasa KoreaBantuan membacaSituasi
안녕하세요AnnyeonghaseyoHalo — sapaan sopan yang umum.
감사합니다GamsahamnidaTerima kasih.
죄송합니다JoesonghamnidaMaaf — untuk meminta maaf.
저기요JeogiyoPermisi — untuk menarik perhatian, misalnya di restoran.
네 / 아니요Ne / aniyoYa / tidak — mulailah dengan pertanyaan sederhana yang tidak berbentuk negatif.
다시 말해 주세요Dasi malhae juseyoTolong ulangi.
천천히 말해 주세요Cheoncheonhi malhae juseyoTolong bicara pelan-pelan.
도와주세요DowajuseyoTolong bantu saya.

Berpamitan: siapa yang pergi dan siapa yang tinggal?

Bahasa Korea membedakan dua ungkapan sopan yang sangat berguna:

  • 안녕히 가세요 — Annyeonghi gaseyo: kamu berbicara kepada orang yang pergi.
  • 안녕히 계세요 — Annyeonghi gyeseyo: kamu pergi dan berbicara kepada orang yang tetap tinggal.

Ketika meninggalkan kafe, kamu dapat mengatakan 안녕히 계세요 kepada staf yang tetap di sana. Jika temanmu pergi dan kamu tinggal, kamu dapat mengatakan 안녕히 가세요 dalam percakapan sopan.

Mengapa ada dua sistem bilangan dalam bahasa Korea?

Kamu akan menjumpai bilangan Sino-Korea, yang banyak digunakan untuk harga, tanggal, dan menit, serta bilangan Korea asli, yang umum dengan kata penggolong tertentu dan untuk jam. Pelajari dalam situasi yang spesifik.

PenggunaanContohYang perlu diperhatikan
Harga삼천 원
Samcheon won
3.000 won
삼 adalah bilangan Sino-Korea “tiga”; 천 berarti “seribu”.
Jumlah한 개
Han gae
Satu benda, satu unit
하나 menjadi 한 sebelum kata penggolong ini; 개 digunakan untuk menghitung berbagai benda.
Waktu pada jam두 시
Du si
Pukul dua
둘 menjadi 두 sebelum 시, kata yang digunakan untuk jam.
Menit십 분
Sip bun
Sepuluh menit
십 termasuk sistem Sino-Korea.

이거 한 개 주세요.

Igeo han gae juseyo.
Saya mau satu yang ini, tolong.

Tiga unsur yang sudah dikenal muncul kembali: 이거 untuk menunjuk, 한 개 untuk jumlah, dan 주세요 untuk meminta dengan sopan.

Cara belajar bahasa Korea dengan Loecsen setiap hari

Mulai dari Ungkapan penting, lalu pilih situasi yang penting bagimu: berkenalan, naik transportasi, memesan, atau menginap di hotel. Kontak pertama memungkinkanmu melatih ungkapan dengan audio dan memeriksa apa yang masih kamu ingat.

  1. Dengarkan beberapa ungkapan tanpa langsung mengulang. Coba dengarkan batas awal dan akhir kalimat.
  2. Lihat hangeul saat mendengarkan lagi. Kenali satu blok atau akhiran yang sudah kamu tahu, seperti 요.
  3. Ulangi dengan suara lantang. Tiru ritme rekaman dan pertahankan akhiran kalimat.
  4. Sembunyikan terjemahan dan uji ingatanmu. Memahami jawaban yang ditampilkan dan mengingatnya sendiri adalah dua tahap berbeda.
  5. Ulangi ungkapan yang masih membuatmu ragu. Sertakan beberapa kalimat mudah agar kamu menyadari kemampuan yang sudah dimiliki.

Lima hingga lima belas menit dapat menjadi sesi praktis untuk membangun kebiasaan. Durasi ini tidak menjamin tingkat tertentu dalam tenggat tertentu: daya ingat, frekuensi pengulangan, dan kesempatan menggunakan bahasa lebih penting daripada kalender yang kaku.

Gunakan Super Memori dan pengulangan berjeda

Setelah latihan, Super Memori memungkinkanmu kembali ke ungkapan yang sulit. Coba ingat jawaban sebelum membukanya, lalu dengarkan dan ulangi bentuk yang benar. Dalam sesi berikutnya, pengulangan berjeda membuatmu mengingat kembali ungkapan setelah selang waktu, ketika proses mengingat kembali memerlukan usaha.

Perhatikan letak kesulitannya: mengenali bunyi, memahami kalimat, atau mengucapkannya tanpa contoh. Jika kamu memahami tulisan tetapi tidak audionya, dengarkan tanpa teks. Jika bisa memilih jawaban benar tetapi tidak mengingatnya sendiri, sembunyikan pilihan dan coba berbicara sebelum memeriksa.

Siapkan kedua sisi percakapan

Hubungkan 이거 얼마예요? dengan beberapa kemungkinan harga. Pasangkan pertanyaan lokasi dengan petunjuk singkat. Di restoran, latih juga pemahaman pertanyaan tentang jumlah. Dengan begitu, kamu belajar memahami jawaban yang tidak dihafalkan kata demi kata.

Tiga pemeriksaan singkat untuk pemahamanmu

  1. Dalam 물, bisakah kamu menemukan ㅁ, ㅜ, dan ㄹ?
  2. Dalam 물을 마셔요, bagian mana berarti “minum” dan di mana letaknya?
  3. Kamu meninggalkan toko: ungkapan apa yang dipakai untuk berpamitan kepada orang yang tetap di sana?

Cek jawaban: 1. Ketiga huruf membentuk satu blok, dibaca mul. 2. 마셔요 berada di akhir. 3. 안녕히 계세요.

Bagaimana mengetahui bahwa dasar ini mulai bisa digunakan?

Coba perkenalkan diri tanpa membaca, tanyakan harga dan kenali beberapa jumlah, atau ganti objek dalam 이거 주세요. Jika kamu dapat mengingat ungkapan setelah beberapa detik dan menggunakannya dalam situasi yang sedikit berbeda, kamu sudah melampaui sekadar mengenali jawaban kuis. Terus maju sambil mengulang ungkapan yang belum kuat.

Memanfaatkan drama dan musik tanpa kebingungan

Jika K-pop, film, atau drama membuatmu ingin belajar, pertahankan motivasi itu. Pilih cuplikan sangat pendek, kenali ungkapan yang sudah diketahui, dan dengarkan penggunaannya. Lirik serta dialog dapat bersifat puitis, akrab, atau penuh konflik: tidak semuanya cocok ditiru saat berbicara dengan orang asing.

Kamu bisa melanjutkan latihan mendengar dengan sumber Baca dengan lantang dari Loecsen dan mencari kata berdasarkan tema di bagian kosakata Korea. Mengenali kalimat dalam konten yang kamu sukai bisa menjadi alasan menyenangkan untuk kembali berlatih.

Pertanyaan umum untuk mulai belajar bahasa Korea

Apakah harus menguasai hangeul sebelum memulai kursus?

Tidak. Kamu dapat langsung mendengarkan dan mengulang ungkapan pertama. Pelajari hangeul secara bersamaan dengan menghubungkan beberapa huruf ke kata dalam kursus. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan pada romanisasi secara bertahap.

Berapa lama untuk mempelajari alfabet Korea?

Prinsip blok dan huruf pertama bisa dipahami dalam beberapa sesi. Membaca lancar, mengenali kata, dan menguasai perubahan pengucapan membutuhkan latihan lebih lama. Membaca bunyi sebuah kata dan memahami artinya adalah dua keterampilan berbeda.

Apakah bahasa Korea memiliki nada seperti bahasa Mandarin?

Bahasa Korea standar untuk Korea Selatan tidak memakai sistem nada leksikal yang sebanding dengan Mandarin. Intonasi tetap penting untuk makna dan sikap, dan beberapa dialek Korea memiliki perbedaan tinggi nada. Pada awalnya, fokuslah pada bunyi, ritme, dan akhiran dalam rekaman.

Apakah perlu belajar aksara Tionghoa, yaitu hanja?

Tidak untuk mulai membaca ungkapan sehari-hari dalam kursus ini. Prioritasmu adalah hangeul. Hanja nantinya dapat membantu memahami asal kata atau penggunaan tulisan tertentu, tetapi bukan prasyarat percakapan pertama.

Apakah bisa belajar bahasa Korea gratis dengan Loecsen?

Pelajaran, rekaman, kuis, dan Super Memori dapat diakses gratis secara daring dengan batas penggunaan. Opsi berbayar antara lain menyediakan unduhan MP3 dan PDF serta penghapusan iklan. Ketentuan terbaru tercantum dalam layanan.

Apakah perlu akun atau mikrofon?

Akun memungkinkanmu menyimpan kemajuan dan mengaksesnya lagi pada sesi berikutnya. Kamu bisa mendengarkan dan mengulang tanpa merekam suara. Pengenalan suara bergantung pada peramban dan izin mikrofon; hasilnya bukan penilaian lengkap atas pengucapanmu.

Apakah bisa belajar tanpa internet?

Kursus interaktif digunakan secara daring. Unduhan MP3 dan PDF dari opsi berbayar dapat didengar dan dibaca kembali tanpa koneksi. Unduhan tersebut tidak mencakup seluruh latihan interaktif.

Apakah Kontak pertama membuatku mencapai A1?

Kontak pertama melatih situasi dan keterampilan yang berguna pada awal A1: menyapa, memperkenalkan diri, meminta sesuatu, dan memahami ungkapan akrab. Menguasai kalimat ini memberi dasar awal, tetapi belum membuktikan penguasaan seluruh A1, yang juga menuntut interaksi dalam berbagai situasi.

Bagaimana maju jika mengenali kalimat tetapi belum bisa berbicara?

Mulailah dari situasi sangat spesifik: meminta air atau mengatakan tidak tahu. Ingat kalimat tanpa membaca, ucapkan, lalu bandingkan dengan audio. Gunakan kembali pola yang dikenal dengan kata lain. Jika masih sulit, kurangi jumlah kalimat dan coba lagi nanti.

Apa langkah setelah dasar awal ini?

Kembangkan kemampuan membaca hangeul, perluas kalimat sesuai situasi yang ditemui, dan latih percakapan pendek dengan seseorang yang bisa merespons. Partikel, waktu, dan kesopanan menjadi lebih jelas ketika dipakai untuk menyampaikan kebutuhan nyata.

Mulai dari mana hari ini?

Buka Ungkapan penting. Pilih beberapa ungkapan untuk menyapa, berterima kasih, dan meminta pengulangan. Dengarkan, coba ucapkan tanpa membaca, lalu cari blok yang dikenali dalam tulisannya. Awali sesi berikutnya dengan mengingat ungkapan itu sebelum menambah yang baru.

Sumber dan referensi bahasa

Contoh dan rencana belajar dalam panduan ini disusun untuk mendampingi langkah awalmu. Referensi berikut membantu memperdalam penjelasan:

  • Dewan Eropa — Skala global CEFR: cakupan tingkat A1.
  • Institut Nasional Bahasa Korea — Prinsip hangeul: huruf, blok suku kata, dan posisi konsonan.
  • Institut Nasional Bahasa Korea — Romanisasi bahasa Korea: padanan huruf Latin dan perubahan bunyi. Romanisasi mendukung kegiatan menyimak, bukan menggantikannya.

Silabus kursus – Apa yang akan kamu pelajari

Level 1 — Kata-kata Pertama

  1. Kata kata penting 2-3H • 63-95D • 20-30 sessions
  2. Diskusi 0-0H • 59-89D • 0-0 sessions
  3. Belajar 1-2H • 61-92D • 10-15 sessions
Lihat semua level (6)

Temukan metode Super Memori

Metode yang sederhana dan efektif, disempurnakan selama lebih dari 20 tahun. Pengalaman manusia, observasi yang cermat, dan peningkatan berkelanjutan adalah inti dari pendekatan kami untuk belajar bahasa.

Temukan metodenya
Belajar bahasa dengan metode Super Memori dari Loecsen
5
22 Penilaian — 2 Ulasan

Kamu suka kursus ini?

Kami ingin tahu bagaimana kursus ini membantumu.

Lihat semua komentar
(25/09/2026): Keren banget ini! Akan kuberitahu ke semua orang.
(26/05/2026): Dengan Loecsen ini saya sangat terbantu belajar bahasa Korea dengan web ini, kedepannya saya akan belajar bahasa yang negara lainnya di Loecsen.com. Thankyou😄.